Tampilkan postingan dengan label Akustik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Akustik. Tampilkan semua postingan

Kamis, 20 Oktober 2016

17 band indie akustik indonesia terbaik 2016

“Semakin indie selera musik kamu, semakin keren kamu.”

Pergerakan musik indie sudah cukup lama bergema di Indonesia dan berhasil menelurkan musisi-musisi dengan karya hebat dan kemampuan andal yang seringkali tidak terlalu dikenal di negeri sendiri. Indie sendiri merupakan kependekan dari independent, yang artinya mandiri. Maksudnya, para musisi-musisi indie mengerjakan semuanya secara mandiri, mulai dari proses pengerjaan lagu hingga pemasaran.

Ada begitu banyak musisi indie berkualitas di Indonesia yang sudah menghasilkan lagu-lagu yang tidak kamu ketahui dan bisa membuat kamu larut dan terpukau akan bakat-bakat mereka. Nah, beberapa karya musisi indie yang Indonesian Times kumpulkan ini dapat membangkitkan sisi nasionalisme di dalam dirimu untuk lebih menghargai karya negeri sendiri.

1. SORE



SORE merupakan band indie beraliran pop asal Jakarta dengan prestasi seperti penampilan yang sukses di Malaysia dan ranking teratas lima band yang wajib didengar versi TIME Asia. Semua personel band SORE ternyata kidal sehingga bermain musik dengan tangan kiri. Lagu Lihat milik SORE ini dijamin bisa bikin kamu adem dengan gaya musik jadul yang disepuh nuansa jazz ringan dengan suara saxophone yang mengiringi.


2. Payung Teduh



Payung Teduh merupukan empat pria alumni UI yang memiliki kekhasan bermusik dengan sentuhan pop keroncong jazz yang benar-benar membuai jiwa. Ini dia Untuk Perempuan yang Sedang Dalam Pelukan, bakal bikin kamu ngerasa cantik dengan lirik ala puisinya.

3. White Shoes and the Couples Company



Pertama melesat ke puncak lewat soundtrack film Janji Joni yang dibintangi oleh Nicholas Saputra dan Mariana Renata, band yang biasa disebut WSATCC ini merupakan senior di dunia musik indie tanah air. Dengan gaya khas tahun 70an dan vokal orisinil yang dijaga tetap bernuansa mendayu, lagu Senandung Maafberikut ini cocok buat kamu yang pengen meminta maaf dengan nada yang lebih ceria.

4. Banda Neira



Bolehkah duo ini disebut band? Meski hanya terdiri dari dua orang, Banda Neira memiliki jenis musik yang menghipnotis dengan lirik yang tidak biasa. Coba deh rasain Rindu milik duo Rara Sekar dan Ananda Badudu ini.

5. Mocca



Kebanyakan dari kamu pasti sudah kenal betul band yang satu ini. Berangkat dari label indie, Mocca menjadi salah satu band terbaik dengan aliran swing yang sukses mendulang fans hingga negeri Sakura karena beberapa lagu berbahasa Inggris-nya seperti I Remember.

6. The Trees and The Wild



Keunggulan The Trees and The Wild terletak pada kemurnian suara yang diproduksinya. Mengusung kebanyakan musik akustik, segala penampilan band ini memang membawa pendengar ke sensasi ada di tengah pepohonan dan padang liar yang menyejukkan. Buktinya ada pada salah satu lagu mereka yang berjudul Irish Girl ini.

7. Discus



Dari antara semua band yang sudah disebutkan, Discus merupakan band yang paling tidak dikenal di Indonesia karena aliran jazz progresif yang hanya diminati oleh sebagian kecil khalayak tanah air. Namun, keberanian mereka tampil beda menggiring mereka sampai negeri Paman Sam dan Benua Eropa, melebihi di negeri sendiri.

8. Bangkutaman



Band beranggotakan empat pria yang berasal dari Jogja ini sering membawakan lagu-lagu mereka yang banyak menyuarakan isu-isu yang dekat dengan dunia kita sehari-hari. Mengusung aliran British pop, Bangkutaman sudah cukup lama melanglangbuana di indie scene Indonesia.

9. Hightime Rebellion



Lead vocal band ini adalah wanita, diiringi dengan pemain musik yang semuanya adalah pria, menciptakan kombinasi seksi yang sedikit funk pop. Seru dan memorable!

10. Dialog Dini Hari



Dialog Dini Hari beranggotakan tiga pria yang masing-masing memegang alat musik utama gitar, bass dan drum. Simple, namun setiap lagu yang dibawakan mereka disebut-sebut oleh para penggemarnya mendamaikan jiwa. Coba deh dengerin lagu band yang semua personelnya kelahiran Denpasar ini.

11. Nadafiksi



Band asal Bandung ini memadukan suara-suara khas aliran jazz seperti contrabass, flute, jimbe, sadatana, danguitar synthesizer. Karena pilihan suara-suara yang unik, lagu-lagu yang dihasilkan pun tidak begitu saja dapat kamu lewatkan!

12. Swimming Elephant



Folk goodness! Dalam lagu berjudul Sarah dalam video di atas, Swimming Elephant menunjukkan mengapa mereka adalah band indie yang layak diantisipasi karya-karyanya.

13. Aurette and The Polska Seeking Carnival



Aliran pop folk polka yang tidak terlalu banyak dikejar oleh band-band komersil Indonesia dengan apik diracik oleh Aurette and The Polska Seeking Carnival dari Jogja ini. Siapa yang nggak kangen suasana senja pada lagu dengan judul memorable I Love You More Than Pizza ini?

14. Answer Sheet



Kebanyakan, lagu yang diproduksi oleh Answer Sheet ini berbahasa Inggris, namun semuanya catchy dengan cita rasa pop yang malas, seakan sedang ada di dalam adegan film indie yang bernuansa sephia. Coba deh dengarkan lagu berjudul Stay Leave milik band ini.

15. Frau



Judul lagunya saja sudah sangat intens, apalagi vokal dari band yang musiknya punya efek “menghantui” ini. Dengarkan track berjudul Sepasang Kekasih yang Pertama Bercinta Di Luar Angkasa ini.

16. Stars and Rabbit



Band ini juga lebih layak disebut duo, namun vokal powerful milik mantan vokalis band EVO, Elda seakan membelah udara. Diiringi dengan petikan gitar tajam milik Adi Widodo yang sekaligus adalah pengaransemen setiap lagu-lagu folk apik yang mereka bawakan, Stars and Rabbit merupakan salah satu pemain di ranah indie yang terkuat.

17. Jirapah



Sedikit meminjam nuansa slow rock dipadu dengan sound-sound unik ala band Bombay Bicycle Club, Jirapah yang berpersonel utama Ken Jenie dan Mar Galo masing-masing pada gitar dan bass ini lebih dahulu besar di Brooklyn, New York. Kini setelah kembali ke Indonesia, band ini pun mengundang banyak penggemar spesifik yang mengagumi karya-karya mereka.

Rabu, 12 Oktober 2016

STAR AND RABBIT (POP IMAGINARY)


Beberapa waktu yang lalu, penulis pernah membahas tentang salah satu band / duo Folk yang berasal dari Sweden dan menjadi tenar di panggung Amerika,First Aid Kit. Pada postingan kali ini, di Indonesia juga banyak bisa kalian jumpai band Folk yang bersentuhan dengan Pop sebagai unsur yang tidak terpisahkan di dalamnya. Adalah Stars and Rabbit, duo Folk asal Jogjakarta yang memang populer dengan besutan vokal unique ala Elda Suryani dan arrangement gitar, Adi Widodo.

Tepatnya pada tahun 2011 duo folk ini mulai merilis lagu- lagu mereka. Nama Stars and Rabbit ini awalnya diambil dari akun pribadi sang vokalis dan menjadikan itu sebagai nama band duo yang beraliran folk/pop ini.

Perjalanan musik Elda (vokalis) tidak lah dimulai baru kali ini saja ketika membentuk Stars and Rabbit. Melainkan sudah sejak 2000an ketika Elda masih menjadi vokalis The Candles Band yang beraliran pop/rock n roll di Jogja. Waktu itu, The Candles menjadi incaran para kawula muda disetiap gigs yang menyajikan The Candles sebagai salah satu pengisi acaranya. Lalu pada tahun 2006, Elda sang vokalis mengikuti sebuah rock band audition untuk EVO dan terpilih sebagai lead vokal band tersebut. Seiring waktu, band EVO pun melorot dari hingar bingar panggung mainstream seiring bergantinya kiblat dan selera musik mainstream.

Kehadirannya kembali dalam panggung indie bersama Stars and Rabbit justru menjadikan dua orang desperate ini mampu menuangkan ide dan gagasan idealis mereka kedalam karya yang juga disukai kalayak ramai. Dengan salah satu lagu indah yang ditulis oleh Elda sendiri sebagai vokalis serta bantuan Adi sebagai gitarisnya, "Like it Here" benar- benar menbuat pendengar menyukai nuansa di dalam lagu ini. Kata orang sih atmosfer yng hadir merupakan percampuran antara coldplay serta Sigur Ros yang kental dengan Flowing Atmosphere inside of every song. Dengan sentuhan Folk-nya menjadikan setiap lagu Stars and Rabbit unique. Apalagi didukung dengan kekuatan Internet yang menjadikan band ini bisa didengar dan disebar luaskan ke seluruh dunia.




Stars and Rabbit - Like It Here (Live at Deus)






Don't change sit tight
Don't change you think I'm already tired
I don't mind you stay today
Beside,you did it once,did it all
I don't mind you brush my hair
you did it once,did it all
No shame I won't make a judgement
Don't stray I'm here your opposite direction
I would mind you stay in bed
Coz you did it all, all time
I would mind you act heavy
you did it all, all time
#
This is tiring
still, Can I be yours for a day
a day..
##
way I see it, yes we're odd to be
Way I see it, ooh I like it here..
Pada bulan Mei 2014, Stars and Rabbit mendapat gigs nya di Singapore untuk sebuah Venue "Musik Matters Live". Mereka hadir bersama, Afgan serta Endah dan Rhesa. Mereka bertiga menjadi wakil dari Indonesia untuk membagi kebahagian bersama di Singapore. Silahkan berkunjung ke website resmi Stars and Rabbit untuk info seputar Gigs atau yang berkenaan dengan karya- karya mereka